Hal-hal Kecil

Seringkali mendengar atau terlibat langsung mengenai obrolan dengan orang sekitar mengenai politik, kekuasaan, kepemimpinan beserta jajaran bahasan berat yang serupa. Serta sering pula mendengar berbagai macam rentetan tuntutan atas keburukan atau kesalahan yang telah dilakukan "orang atas" walaupun sebenarnya menurut gue pribadi, gue melihat juga banyak hal-hal benar lainnya yang ia perbuat disamping kekurangannya.

Hal yang paling mudah di dunia ini mungkin adalah melihat serta menyalahkan atas kesalahan orang lain, dan hal tersulitnya adalah berkaca dan mengintropeksi diri. kenapa demikian? seringkali gue melihat dan bahkan gue sendiri juga melakukan hal yang sama yaitu untuk menyalahkan perbuatan orang lain yang kita anggap salah. gue sendiri gatau ini mungkin bisa jadi sifat alamiah manusia dari engkong buyutnya apa gimana yak.. dan hal yang paling sering terjadi kita menyalahkan suatu hal seperti hanya karna benci bukan untuk memperbaiki. karena serius deh ngomongin kesalahan orang tuh asik *eh 😁

Jadi hal mau gue bahas kali ini adalah mengenai segelintir orang yang memiliki hobi mengkritisi tanpa solusi huekekek sok berat benget ya bahasan gue, sotoy lu sa sotoy *tempeleng pala sendiri*😂😂

Oke mulai ya.. 

Pada jaman dahulu kala hiduplah sebinatang serigala... ehh loh ini mah jadi kek mau ngedongeng ya abdi 😂 uhm uhuk, serius deh serius nih ya. jadi gini gue sering banget banget kebanget bangetan nemu orang yang baik perkataannya tapi tidak dengan perbuatannya WKWK kek gue sendiri bener aja ya 😀 maksut gue disini, sering kali seseorang selalu berkata mengenai hal hal besar yang memang sebenernya hal hal besar tersebut adalah hal yang sangat amat baik ga bisa dipungkiri hal itu, tetapi menurut gue pribadi mereka ini sering mengabaikan point/hal hal kecil yang seharusnya lebih mereka perhatikan dan mulai lakukan demi menggapai hal-hal besar tersebut. Seringkali orang hanya berfikir bahwa hal besar itu lahir begitu aja, mereka ga menyadari banyak perintilan (eh pada ngerti kan ya artinya? kek kecil-kecil gitu loh wkwk) dibelakangnya atau perintilan yang membentuk hal-hal besar tersebut. karena jika hidup seperti indomie yang katanya instant tapi tetep ada proses pemakasan yang ringkas itupun tidak ada di dunia ini, indomie yang katanya instantpun harus melalui proses pemaskan loh biar bisa dimakan, biarkata orang endonesah super kreatif alias beda tipis sama males, bisa makan indomie tanpa dimasak, cuman di kremes dan dikasih bumbu yang sumpah ya asin banget chuy itu mie jadinya-_- eh balik lagi, ya kita ga bisalah mengharap suatu hal bim salabim jadi apa prok prok prok *tring* langsung jadi gitu aja. untuk menggapai anak tangga tertinggi maka kita harus melalui anak tangga pertama yang paliiiiiiiiiiiiiinggggggg bawah terlebih dahulu, bisa si kalo lu jago mah bisa loncat tapi paling kakiki lu cuman sanggup dari anak tangga pertama ke anak tangga ketiga, jago dah kalo kakilu sampe ke anak tangga yang kesepuluh kecuali lu minjem kaki jerapah. ya itulah intinya, untuk menjadi besar ga bisa cuy langsung besar gitu aja.

Disini sih gue pengen beropini, menurut gue banyak banget orang yang menilai tentang keburukan akan suatu hal-hal kayak pemerintahan lah contohnya. Mereka menyalahkan banyaknya rentetan keburukan dari a-z tapi gue ga merasa ga ada solusi yang bisa dibangun untuk menanggulangi hal tersebut. Solusi menurut pendapat gue yang memang seharusnya porsi kita kita ini yang memang masih jadi rakyat jelata yang belum bisa mengubah keputusan apa apa yang ada diatas, yaitu mengubahnya dari hal kecil yaitu diri sediri dan lingkungan kita sendiri. kenapa dari diri sendiri? menurut pendapat gue lagi ketika kita udah bisa mengatasi atau mengubah diri sediri maka mudah untuk mengatasi lingkup besar selanjutnya yaitu orang terdekat, daerah, provinsi, negara bahkan dunia. pasti ada aja yang jawab keburu ancur negara kalo ngikutin pemikiran gue ya? WKWKWK karena gue adalah orang yang lumayan runtut dan teratur serta ga suka menggantungkan apapun ditangan orang lain jadi gue berfikir begini. kenapa? karna ketika lu bisa mengubah dirilu lebih baik ada kemungkinan besar menggubah hal besar lainya dengan cara lu sendiri ketika lu udah bisa jadi orang berpengaruh saat itu. Ketika ingin membangun rumah hal yang pertama adalah mebuat pondasinya, pondasi tersebut adalah diri sendiri. udah kuat belum? udah mampu belum untuk menahan beban bangunan lainnya? ketika pondasi kuat maka 10% rumah itu akan berdiri tegak dan kokoh. lah kok 10% doang sha? iyalah karna 90% nya itu kuasa Allah SWT sang maha pencipta. dan 90% itu adalah doa yang di bangun untuk mengharapkan Ridho sang Maha Pencipta. Solusinya juga kenapa kita ga bisa membuat suatu yang bermanfaat lainnya untuk negara kayak prestasi mengenai penemuan tertentu misalnya atau mulai membantu orang-orang sekitar yang butuh uluran tangan kita. gausah orang yg ada di pelosok daerah dulu mending mulai dari tetangga atau bahkan saudara sendiri yang memang masih membutuhkan gituhhh. menurut opini gue sih ya diri sendiri yang menjadi solusi utamanya, ketika banyak pemuda pemudi penerus bangsa disini sudah sadar akan pentingnya perubahan atas dirinya sendiri dan lingkungan terdekatnya atau bisa dibilang memulai dari hal-hal perintilan yang kecil-kecil maka kelak insha allah pasti ada kemungkinan gugurnya generasi cuap-cuap tanpa solusi. karna menurut gue lagi, orang orang yang bisa dibilang anarkis ini mereka bisa aja berubah 360∘ ketika ia menduduki kursi yang sama suatu hari nanti. kenapa gue bisa berfikir seperti ini? karna lagi-lagi mereka berteriak tanpa solusi, orang sekitarpun ga pernah diperhatikan tapi doi doi ini hanya mau memperhatikan yang jauh, terus yang deket gimana? hmmm.  soalnya berita orang-orang terdekat yang membutuhkan mereka ini pamornya ga sebesar orang-orang jauh gitu mungkin ya hehe 

yaudahlah ya terserah mereka juga si mau ngapain sebenernya tapi w udah lama rada gatel gitu pengen beropini mengenai hal-hal ini jadi ya gue tulis aja lah WKWKWK. oh ya dosen gue juga pernah bilang "small is beautiful" that's mean hal-hal atau apapun yang kecil ini emang ga terlihat, dan ga ada beban juga untuk menjadi juara/paling terdepan. tapi sikecil inilah yang pintar membuat sebuah gebrakan, karna si kecil ini kadang ga pernah di perhitungkan atau diperhatikan dan disaat itulah ketika orang-orang lengah akan kekuatan si kecil, si kecil-kecil ini bisa membuat semua orang speechless karna bisa menjadi yang terdepan atau juara walaupun ga pernah sama sekali diperhitungkan keberadaannya. dan gue punya semboyan pribadi juga si yang bunyinya "if you want to change the world, the first steps you've to do is change yourself".

kurang lebihnya itu sih yang gue ingin sampaikan, mohon maaf apabila ada kata barang kali yang sengaja atau tidak disengaja bisa membuat kalean tersinggung, atau ada yang ga setuju juga gapapa. tho daku hanya ingin menyuarakan hati kecil ku hehe. bhayy💓

Komentar

Postingan Populer